Selasa, 09 Juni 2009

Teknologi eksporasi airtanah (permukaan dan bawah permukaan

A.Metoda geologi
1.Remote sensing
Penggunaan foto udara dan citra landsat sangat membantu dalam menafsirkan dan mengidentifikasi daerah-daerah recharge dan discharge airtanah .penafsiran dari foto udara dilakukan mealui kunci-kunci penafsiran ,misalnya dari jenis rona/warna sedangkan pada citra landsat didasarkan pada kunci-kunci interpretasi warna citra
2.Geomorfologi dan analisa daerah aliran sungai (DAS)
Bertujuan untuk penentuan awal daerah isian (recharge area),daerah luapan (discharge area),dan perkiraan tipologi akifer
3.Pemetaan penyebaran satuan lahan
Pemetaan bertujuan untuk mengidentifikasi tipologi sistem akifer,penyebaran baik secara lateral maupun vertikal yang nantinya berguna untuk mengidentifikasi karakteristik sistim akifer di daerah penelitian
4.Pemetaan struktur dan akifer boundary daerah tersebut
Penetuaan zonasi struktur untuk mengetahui apakah struktur tersebut merupakan zona impermeabel (boundary condition) atau merupakan zona hancuran yang justru meningkatkan nilai permeabilitas lapisan batuan
5.Pembuatan peta isofreatik dan isopach
Bertujuan untuk mengetahui hidrodinamika air tanah
6.Pembuatan diagram blok dan penampang
Sebagai tahapan pemvisualisasian kondisi hidrogeologi dalam bentuk 3 dimensi

B.Metoda geofisika
Pemetaan geofisika adalah pemetaan yang didasarkan anomali fisika dari material di bawah permukaan .Pemetaan geofisika merupakan data pendukung terhadap pemetaan geologi permukaan ,sehingga sebelum diadakan penelitian geofisika ,sebaiknya didahului oleh pengamtan kondisi geologi daerah penelitian
Pemetaan geofisika dilakukan berdasarkan beberapa metode pengukuran .Metode yang populer digunakan dalam eksporasi geofisika untuk air tanah adalah:
1.Pengukuran geofisika dari permukaan (non-destructive test)
Metode ini bersifat tidak langsung (indirect method).jenis-jenis methode ini adalah :
a)Geolistrik
yang umum digunakan adalah metode geolistrik (resistivity).metode ini digunakan
untuk memperkirakan letak serta ketebalan akifer
b)Seismik refraksi
digunakan untuk mengetahui ketebalan soil dan kedalaman basement
c)Grafity dan magnetik
digunakan untuk mengetahui konfigurasi basement (dasar) suatu cekungan air tanah
dan sungai-sungai purba (paleochannel)
d)Georadar
digunakan untuk mengetahui muka air tanah dan letak akifer
2.Pengukuran geofisika pada lubang pemboran (destructive test)
Metode pengukuran bersifat langsung.metode yang umum digunakan
Adalah electrical resistivity log, self potensial (SP), dan gamma ray log
C.Metoda hidrokimia
Penelitian hidrogeologi dengan metoda geokimia , umumnya ditujukan untuk mengetahui kualitas dan fasies air tanah, sebagai dasar untuk memprediksi proses sirkulasi air tanah,jenis akifer secara umum,dan untuk melacak sistem aliran airtanah pada akifer media rekahan

sumber ;PRATIKUM HIDROGEOLOGI UMUM

3 komentar:

  1. alek kamu udah go blog sekarang......

    BalasHapus
  2. mantap ma bg...
    klw di wordpress, baa caro mnampilkan profil bg??

    BalasHapus
  3. It's better, you're still be more spirit,
    and created another about your study

    BalasHapus